Google
 

Selasa, 15 Mei 2007

Tips Membekukan Makanan yang Tepat

Seberapa banyak pengetahun kita tentang freezer pada kulkas. Apakah disamakan dengan sebuah gudang, makanya semua makanan yang baru dibeli dan sisa dimasukkan ke sana? Membekukan makanan segar atau sisa ada caranya yang tepat supaya rasa dan teksturnya tak berubah.

Tekstur dan rasa makanan.

Pembekuan dimulai saat suhu kulkas mencapai di bawah 0 derajat selsius. Semua makanan terdiri dari air, baik itu sayuran, ikan, daging, buah, dll. Saat membeku, terbentuklah kristal-kristal es.

Jika cairan dalam makanan membeku pada suhu sekitar 0 derajat selsius, maka terbentuklah kristal es yang besar. Jika temperatur semakin turun, misalnya sampai 18 derajat selsius, proses pembekuan semakin cepat dan kristal es bentuknya semakin kecil.

Bentuk dan ukuran kristal es bisa mempengaruhi stuktur dan tekstur makanan. Tekstur dari makanan beku tidaklah sama dengan makanan segar. Makanan kehilangan tekstur aslinya pada suhu tertentu, atau tergantung pada kecepatan pembekuan. Pembekuan yang lama dan hanya bersuhu 0 derajat selsius justru lebih merusak tekstur makanan daripada pembekuan yang cepat dengan suhu lebih rendah lagi.

Sayuran dan buah mengandung cairan paling banyak. Mentimun misalnya atau strawberry. Namun, meskipun berubah tekstur, buah ini tak berubah rasa dan warnanya jika nantinya dibuat saus atau sup.

Membekukan makanan di lemari es juga memberi pengaruh lain. Ada bagian dari sayuran, yaitu enzym yang tak membeku. Bahkan pada suhu 0 derajat selsius, enzym ini tidak berubah, itu makanya ada makanan yang tetap nampak segar meskipun dibekukan. Barulah setelah beberapa minggu, makanan ini terasa basi saat dicairkan.

Kuncinya: bekukan hanya makanan segar dengan proses pembekuan secepat mungkin, sampai minus 18 derajat selsius untuk mengurangi kerusakan pada tekstur. Bagaimana cara mengemas makanan di kulkas?

Salah satu kunci lainnya selain membekukan dengan cepat adalah dengan membungkusnya sebaik mungkin untuk melindungi makanan pada saat beku.
Bungkus dengan baik.

Coba tempelkan jari di pinggiran freezer Anda. Pasti rasa dingin seperti rasa terbakar. Temperatur pada makanan juga turun dengan cepat dan terjadi penguapan serta mengeringkan moisture dari makanan ini. Karena penguapan makanan ini, keluarkan cairan. Itu makanya, makanan perlu ditutup. Terutama ikan dan daging ayam.

Pada daging ayam atau ikan beku yang dijual, kadangkala pembungkusnya terkoyak selama proses pembekuan. Akibatnya, bagian yang tak tertutup akan berubah warna agak abu-abu, dan saat dicairkan, bagian ini berubah rasa dan kurang enak. Makananya, jangan beli daging dalam kemasan yang rusak.

Plastik merupakan alat paling baik untuk menjaga makanan dari dingin yang kuat. Plastik sebaiknya kuat supaya tidak mudah terkoyak. Jika hanya ada tas atau kantong plastik tipis, bungkus dua kali.

Tidak ada komentar: